Rasul Paulus, sebagai orang yang menerima keselamatan dari Allah, mengatakan bahwa orang percaya yang dilahirkan kembali tidak boleh hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Secara khusus, Paulus mengatakan kalau kita, yang memiliki kebenaran Allah, hidup sesuai dengan daging, kita akan mati, tetapi kalau kita hidup menurut Roh, kita akan hidup. Kita harus percaya kepada kebenaran ini. Lalu, bagaimana, seharusnya orang percaya menjalani kehidupannya? Haruskah mereka hidup menurut kebenaran Allah atau hawa nafsu kedagingan? Mereka harus mengenal apa yang benar dan mendisiplin tubuh mereka untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pekerjaan kebenaran Allah.
https://www.bjnewlife.org/
https://youtube.com/@TheNewLifeMission
https://www.facebook.com/shin.john.35
Dengan melihat kepada kenyataan bahwa sebelum ia ditebus dagingnya berada di bawah kutuk kematian oleh Hukum Allah, Rasul Paulus membuat pengakuan iman bahwa ia,...
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah:...
Semua orang yang sudah diampuni dosanya percaya kepada Injil air dan Roh dan memiliki Roh Kudus di dalam hatinya. Dikatakan dalam 1 Yohanes 5:10,...